Sperma dan Kesuburan Pria

19 04 2008

Kunci kesuburan pria terletak pada jumlah dan kualitas spermanya. Seorang pria beresiko menjadi tidak subur ketika jumlah spermanya kurang dari 20 juta/mililiter pada semen. Jumlah ini adalah standar dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO, namun perlu disadari bahwa beberapa pria dengan jumlah sperma yang rendah tetap terbukti subur sementara pria dengan jumlah sperma yang lebih banyak justru tidak subur (ini adalah taqdir Allah yang tidak dapat disangkal manusia). Karena itu mengukur jumlah sperma bukanlah metode yang reliabel untuk menaksir kesuburan seseorang, walaupun secara medis demikianlah adanya.

Jika tidak ada sperma sama sekali dalam cairan semen, disebut azoospermia. Pada beberapa kasus, harus ditangani lebih lanjut oleh dokter yang akan menanyakan tentang sejarah kesehatan dan juga akan memberikan pemeriksaaan fisik yang lebih detil. >> BACA


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: