Kembali Ke Alam

19 04 2008

Sebenarnya sejak dulu alam sudah memberikan solusi bagi berbagai macam penyakit manusia. Sayang, karena tidak praktis – meski lebih aman – obat alamiah itu pelan-pelan tergusur oleh obat sintetis. Namun, seiring dengan merebaknya efek sampingan obat-obatan sintetis, obat alamiah kini dilirik lagi.Batuk? “Ambil saja umbut cangkuang (Pandanus furicatus) kemudian makan langsung mentah atau disekam dahulu dalam bara api (dibubuy),” ujar si pemandu lapangan di Citalahab saat melakukan survei tumbuhan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun, Jawa Barat. Lain lagi dengan orang Lindu (Sulawesi Tengah) yang menyarankan cukup dengan minum air rebusan daun balimoa (Blumea balsamifera) untuk mengobati batuk sekaligus asma. Sementara itu, orang Pabera Manera (Sumba, NTT) menyatakan dengan meminum air perasan daun ripaita (Momordica charantia) derita batuk yang disertai demam akan hilang.

Di Bali, orang Sembiran mengetahui bahwa daun intaran (Azadirachta indica) berkhasiat untuk mengobati influenza. Caranya, tumbuk daun tadi bersama-sama dengan bawang merah dan sedikit garam kemudian diperas. Air perasan ini kemudian diminum sedangkan ampasnya dibalurkan pada badan si penderita. >>> BACA


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: